CILACAP 1DETIK - Pendapa Kecamatan Dayeuhluhur pada hari ini digelar kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan Kabupaten Cilacap tahun 2024, kegiatannya dihadiri oleh 14 Kepala Desa, Linmas, Pedagang, Ormas dan LSM.
Dalam kegiatan tersebut hadir sebagai narasumber Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan Bea Cukai Cilacap, Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP dan Kabid Linmas Kabupaten Cilacap. Rabu, (26/06-2024)
Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Dian Anggraeni, SE menyampaikan ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya setelah yang pertama di Kawunganten, yang kedua di kesugihan dan pada hari ini di Dayeuhluhur, alhamdulilah semuanya antusias dalam mengikutinya dan kami bisa menyampaikan edukasi serta bisa diterima oleh peserta maupun masyarakat yang hadir ujarnya.
Kami mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini masyarakat dapat memahami maupun mengerti serta tahu mengenai cukai ilegal.
Selain itu masyarakat dapat membantu kami untuk menginformasikan apabila ada peredaran cukai ilegal untuk kami tindaklanjuti tuturnya.
Sementara itu Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan Bea Cukai Cilacap Irwan Riyadi memaparkan Cukai sebagai pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik sesuai dengan undang-undang Cukai dan barang barang tertentu itu meliputi apa saja yaitu konsumsi yang dikembalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup dan pemakaiannya penuh pembebanan pungutan negara demi keseimbangan ucapnya.
Selanjutnya dikatakan cukai itu apa saja seperti barang bkc, etik alkohol, minuman yang mengandung alkohol, hasil tembakau rokok tembakau iris terangnya.
"Kami mengharapkan partisipasi warga masyarakat waspada untuk membantu kita dalam memberantas peredaran rokok ilegal". Tutupnya (Sis)